Minggu, 02 Agustus 2009

manfaat protozoa (Muh. Ridwan Ali)

A.1 PROTOZOA
Protozoa atau Hewan bersel satu mencakup banyak organisme renik heterotrof bersel tunggal populer seperti Amoeba serta Paramaecium. Namanya berasal dari dua kata bahasa Yunani: proto (awal) dan zoon (hewan), sehingga berarti "hewan pertama". Organisme ini dianggap sebagai eukaryota pertama yang bisa hidup sebagai sel tunggal di alam.
Pembagian klasik Protozoa biasanya mencakup
Ilmuwan yang pertama kali mempelajari protozoa adalah Anthony van Leeuwenhoek.
Protozoa
• Flagellata (Kelas Mastigophora).
• Rhizopoda (Kelas Sarcodina)
• Sporozoa (Kelas Sporozoa)
• Infusoria (Kelas Ciliata)
• Suctoria (Kelas Suctoria)
Dalam banyak sistem taksonomi modern, Protozoa tidak memiliki posisi takson tertentu walaupun istilah ini masih sering dipakai.
Protozoa adalah mikroorganisme menyerupai hewan yang merupakan salah satu filum dari Kingdom Protista. Seluruh kegiatan hidupnya dilakukan oleh sel itu sendiri dengan menggunakan organel-organel antara lain membran plasma, sitoplasma, dan mitokondria.
Ciri-ciri umum :
1. Organisme uniseluler (bersel tunggal)
2. Eukariotik (memiliki membran nukleus)
3. Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni (kelompok)
4. Umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof)
5. Hidup bebas, saprofit atau parasit
6. Dapat membentuk sista untuk bertahan hidup
7. Alat gerak berupa pseudopodia, silia, atau flagela
>> MANFAAT PROTOZOA
sebagai keseimbangn siklus lingkungan ( bumi ) dan dapat berperan sebagai bahan baku penggosok bahan metal dll

A.2 BAKTERI

Bakteri, dari kata Latin bacterium (jamak, bacteria), adalah kelompok raksasa dari organisme hidup. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal), dengan struktur sel yang relatif sederhana tanpa nukleus/inti sel, cytoskeleton, dan organel lain seperti mitokondria dan kloroplas.
Bakteri adalah yang paling berkelimpahan dari semua organisme. Mereka tersebar (berada di mana-mana) di tanah, air, dan sebagai simbiosis dari organisme lain. Banyak patogen merupakan bakteri. Kebanyakan dari mereka kecil, biasanya hanya berukuran 0,5-5 μm, meski ada jenis dapat menjangkau 0,3 mm dalam diameter (Thiomargarita). Mereka umumnya memiliki dinding sel, seperti sel hewan dan jamur, tetapi dengan komposisi sangat berbeda (peptidoglikan). Banyak yang bergerak menggunakan flagela, yang berbeda dalam strukturnya dari flagela kelompok lain.

>> MANFAAT BAKTERI

menjelaskan manfaat bakteri pada manusia. Bakteri dapat merugikan manusia dan makhluk hidup lainnya karena dapat bersifat parasit dan patogen. Akan tetapi beberapa bakteri dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan zat penting atau melakukan proses industri. Adapun pemanfaatannya adalah sebagai berikut:
a.

b.

c.

d.

e.

f.
g. Lactobacillus casei digunakan dalam pembuatan keju dan minuman nata decoco dari air kelapa.
Streptococcus lactis dan S. Cremoris digunakan dalam pembuatan keju dan mentega
Lactobacillus citrovorum digunakan untuk memberi aroma pada mentega dan keju.
Bacilluus brevis menghasilkan antibiotik tirotrisin, Bacillus subtilis menghasilkan antibiotik basitrasin, Bacilus polymixa menghasilkan polimixin.
Nitrosomonas, Nitrosococcus, Nitrobacter dan Acetobacter chroocum berperan dalam proses penambahan kesuburan tanah (membentuk humus).
Acetobacter penting dalam pembuatan asam gula dan nata de coco.
Beberapa asam lemak penting dapat dihasilkan oleh bakteri misal:
No. Nama bakteri Asam lemak yang dihasilkan Keterangan
1.

2. Propionibacterium

Clostridium Asam propionat
(C2H5COOH)
Asam butirat Pembuatan keju

Menghasilkan butilalkohol, aseton dan isopropil alkohol


A.3 VIRUS
Virus adalah parasit berukuran mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri. Dalam sel inang, virus merupakan parasit obligat dan di luar inangnya menjadi tak berdaya. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus menyandi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.
Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).
Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau/TMV).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar